/ 18 November 2018
Upacara Hari Sumpah Pemuda ke 90 Tahun 2018

Salatiga I pa-salatiga.go.id

Berdasarkan Surat Sekretaris Mahkamah Agung No 1325/SEK/HM/.01.2/10/2018 mengenai Penyelenggaraan Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 90 tahun 2018, hari ini, Senin (29/10/2018), Pengadilan Agama Salatiga menggelar upacara di Halaman Kantor Pengadilan Agama. Salatiga, Jl Lingkar Selatan, Argomulyo, Salatiga.

Upacara diikuti seluruh Hakim, ASN, PPNPN dan Mahasiswa PPL dari IAIN Surakarta, dimana yang bertindak sebagai Pembina Upacara adalah Hakim Pengadilan Agama Salatiga Drs. Silachudin dan sebagai Komandan upacara adalah Petugas Keamanan Sutrisno, dengan Pembawa Acara Ria Hakima Surya, S.H

Pengibaran bendera merah putih berjalan dengan tertib dan hidmat berhasil dilaksanakan oleh Millatuz Zahro’. S.Sy, Ahmad Prasetyo, M. Nurul Huda, S.Ag

Pembacaan Teks Pancasila yang dibacakan oleh Pembina Upacara, yang setelahnya memimpin mengheningkan cipta untuk mengenang para pemuda pejuang, dilanjutkan dengan pembacaan Pembukaan UUD 1945 yang dibacakan oleh Ruly Arista Wardani, S.Kom, kemudian dibacakan Keputusan Kongres Pemuda oleh Fitri Ambarwati, S.H

     

Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-90 ini mengambil tema sentral “Bangun Pemuda Satukan Indonesia”. Tema besar ini diambil atas dasar pentingnya pembangunan kepemudaan untuk melahirkan generasi muda yang mampu berkiprah pada zamannya, merawat kebhinekaan, dan tetap teguh mempertahankan NKRI.

Dalam sambutannya, membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga, pembina upacara menyampaikan bahwa “Kita semua berhutang budi kepada para tokoh pemuda 1928 yang telah mendeklarasikan Sumpah Pemuda sehingga menjadi pelopor untuk terus membangun kesadaran kebangsaan Indonesia sekaligus komitmen menjaga persatuan dan kesatuan negeri ini,”.

Tahun 2019 Bangsa Indonesia akan menggelar hajat besar Pesta Demokrasi untuk memilih dan menentukan pimpinan nasional dan daerah yaitu Pemilihan Presiden dan wakil Presiden, serta DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi /Kabupaten/Kota.

Amat diperlukan partisipasi aktif, peran penting dan tanggung jawab pemuda dalam menyukseskan mekanisme laju pemerintahan tersebut. Hindari gesekan-gesekan yang melemahkan persatuan, pemuda harus mampu keluar dari jebakan primordialisme, pemuda harus bangkit terus dengan hal-hal positif dan kreatif.

“Wahai pemuda Indonesia, dunia menunggumu, berjuanglah, lahirkanlah ide-ide, gagasan, tekad, dan cita-cita, pengorbananmu tidak akan pernah sia-sia dalam mengubah dunia. Ayo, bangun pemuda satukan Indonesia,”.

Upacara ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Danang Prasetyo Nugroho. Tepat pukul 08.45 WIB upacara memperingati hari Sumpah Pemuda yang ke 90 tahun 2018 di Pengadilan Agama Salatiga selesai.(has)