/ 15 Desember 2018
Upacara Memperingati Hari Pahlawan Tahun 2018

Salatiga I pa-salatiga.go.id

Hari ini, Senin 12 November bertempat di halaman Pengadilan Agama Salatiga diselenggarakan upacara dalam rangka memperingati Hari Pahlawan. Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Sekretaris Mahkamah Agung RI Nomor. 1374/SEK/HM.01.2/11/2018 tanggal 08 November 2018, tentang Upacara Bendera Peringatan Hari Pahlawan Ke – 73 Tahun 2018.

      

Bertindak sebagai Pembina Upacara adalah Ketua Pengadilan Agama Salatiga Drs. H. Umar Muchlis dan sebagai Komandan upacara adalah Sutrisno. Ria Hakima Surya, S.H yang bertugas sebagai Pembawa Acara, membuka pelaksanaan Upacara yang diikuti seluruh Hakim, Pegawai dan PPNP Pengadilan Agama Salatiga ini. Seperti pada pelaksanaan Upacara Pengibaran Bendera lainnya, pada upacara kali inipun yang bertugas sebagai Pengibar bendera merah putih adalah Millatuz Zahro’. S.Sy, Ahmad Prasetyo, M. Nurul Huda, S.Ag,

                 

Setelah memimpin mengheningkan cipta untuk mengenang para pahlawan yang telah gugur, pembina upacara membacakan teks pancasila yang diikuti oleh seluruh peserta upacara.

Berikutnya pembacaan Pembukaan UUD 1945 oleh Ruly Arista W, S.Kom yang dilanjutkan dengan pembacaan Pesan-Pesan Pahlawan/Kata-Kata Mutiara oleh Fitri Ambarwati, S.H

             

Sambutan menteri sosial yang dibacakan oleh pembina upacara dalam amanat upacara menyampaikan bahwa, perjuangan tidak boleh berhenti, perjuangan harus dilanjutkan dengan mengisi kemerdekaannya karena perjuangan merupakan tongkat estafet yang harus dan terus dilanjutkan.

Setiap zaman pasti ada pahlawannya dan setiap pahlawan pasti berkiprah di eranya. Terkait dengan hal tersebut, bangsa Indonesia memerlukan pahlawan baru. Indonesia saat ini membutuhkan sosok yang berdedikasi dan berprestasi pada bidangnya untuk memajukan negeri ini.
kemudian juga disampaian bahwa saat ini dibutuhkan sosok pemuda Indonesia sebagai generasi penerus yang mempunyai jiwa patriotisme, pantang menyerah, berdisiplin, berkarakter menguasai ilmu pengetahuan dan keterampilan di bidangnya. Sadar bahwa negerinya memilki beragam agama, suku, adat istiadat namun mampu memanfaatkan keberagaman sebagai modal sosial dipergunakan untuk keunggulan Indonesia dalam pergaulan dunia. Bukan justru untuk memanfaatkan perbedaan demi kepentingan pribadi maupun golongan yang menjadi penghambat bagi kemajuan bangsa.
Di akhir amanatnya, Ketua mengajak seluruh peserta upacara untuk berbuat yang terbaik yang berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan negara mulai dari lingkungan terdekat yang pada akhirnya memberikan kekuatan dan ketahanan bagi bangsa dan Negara.

“Selamat Hari Pahlawan Tahun 2018, kobarkan terus semangat pahlawan di dada, torehkan prestasi yang membawa harum nama bangsa dan negara. Jaga selalu persatuan dan kesatuan dalam jalinan toleransi dan kesetiakawanan sosial. Semoga semangat pahlawan senantiasa mewarnai setiap langkah kita,”.

      

Upacara ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Danang Prasetyo Nugroho. Tepat pukul 08.45 WIB upacara memperingati hari pahlawan tahun 2018 di Pengadilan Agama Salatiga selesai.(has)