/ 26 Juni 2022
Bimbingan Teknis Peningkatan Kompetensi Tenaga Teknis di Lingkungan Peradilan Agama

Salatiga, (17/6). Bertempat di Media Center, Ketua Pengadilan Agama Salatiga Bapak Fahruddin, S.Ag., M.H., Wakil Ketua Pengadilan Agama Salatiga, Hakim, Para Panitera Muda dan Panitera Pengganti mengikuti Bimbingan Teknis Peningkatan Kompetensi Tenaga Teknis di Lingkungan Peradilan Agama Secara Onlie/Daring yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama dengan Tema “Temuan Problematika Penerapan Hukum Acara dalam Berkas Kasasi dan Peninjauan Kembali”. Sebagai Narasumber Yang Mulia Hakim Agung Kamar Agama Mahkamah Agung Republik Indonesia Bapak Dr. H. Purwosusilo, S.H., M.H.

Acara dimulai pukul 08.30 wib sampai pukul 11.30 wib yang diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne Mahkamah Agung, dilanjutkan dengan pembacaan Ayat-ayat Suci Al-Qur’an dan pembacaan do’a, acara tersebut dibuka oleh Dr. Drs. H. Aco Nur, S.H., M.H. selaku Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama, dalam sambutannya beliau merasa bersyukur karena persentase perkara kasasi di lingkungan peradilan Agama sangat kecil, perkara di Peradilan Agama seluruh Indonesia sekitar 600.000 perkara sedangkan yang mengajukan kasasi hanya sekitar 900 perkara, ini artinya hanya 0,3 persen yang mengajukan kasasi dari keseluruhan perkara Pengadilan Agama, artinya masyarakat cukup puas dengan Putusan Pengadilan Agama.

Kemudian acara dilanjutkan dengan acara inti yang disampaikan oleh Yang Mulia Dr. H. Purwosusilo, S.H., M.H., yang dimoderatori oleh Bapak Dr. H. Candra Boy Seroza, S.Ag., M.Ag. Acara tersebut dikemas dengan metode diskusi dengan memberikan kesempatan kepada peserta lebih interaktif, harapan pemateri dengan metode seperti ini bisa lebih diterima dan membekas di akal fikiran kita.

Acara ditutup oleh Bapak Dr. Candra Boy Seroza, S.Ag., M.Ag, dalam penutupannya beliau juga berharap untuk acara bintek selanjutnya bisa menggunakan metode diskusi seperti ini, karena kita diberi kesempatan untuk lebih interaktif dengan harapan materi bisa lebih bisa diterima dengan baik.

Skip to content