Salatiga, 7 Mei 2025
Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga yang tengah menjalani program Magang Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di Pengadilan Agama Salatiga mendapatkan pengalaman istimewa hari ini. Mereka berkesempatan mengikuti sesi diskusi eksklusif bersama Ketua Pengadilan Agama Salatiga, Bapak Adil Fakhru Roza, S.H.I., M.H., yang berlangsung di Ruang Media Center Abdul Halim, Rabu (7/5).
Acara dimulai dengan sambutan hangat dari Bapak Adil, yang langsung mengajak para mahasiswa untuk berbagi pengalaman mereka selama menjalani magang. “Apa saja pengalaman yang sudah kalian dapatkan selama magang?” tanya beliau membuka diskusi. Mahasiswa pun bergiliran menceritakan aktivitas mereka di berbagai bagian seperti kesekretariatan, kepaniteraan, hingga layanan masyarakat di resepsionis. Interaksi langsung ini membuka wawasan mereka terhadap praktik administrasi dan pelayanan hukum di lingkungan peradilan agama.
Tak sekadar berbagi pengalaman, dalam sesi ini Bapak Adil juga memberikan motivasi yang membangkitkan semangat para mahasiswa. Ia menekankan pentingnya menjalankan amanah serta harapan orang tua dengan sebaik-baiknya. “Jalankan amanah yang diberikan orang tua dengan sebaik-baiknya, karena bisa jadi keberkahan hidup akan datang dari sana,” pesan beliau yang disambut dengan penuh antusias oleh seluruh peserta.
Salah satu bagian paling menarik dari diskusi ini adalah pengenalan dan praktik langsung sistem e-Court, inovasi teknologi dalam layanan peradilan. Bapak Adil menjelaskan secara rinci bagaimana sistem ini memungkinkan proses peradilan berjalan secara digital, mulai dari e-Filing (pendaftaran perkara online), e-Payment (pembayaran biaya perkara), e-Summons (pemanggilan elektronik), hingga e-Litigation (persidangan elektronik).
Tidak hanya menjelaskan, Ketua PA Salatiga juga langsung mempraktikkan penggunaan e-Court di hadapan mahasiswa, mulai dari tahap awal pendaftaran hingga proses persidangan. Mahasiswa pun tampak antusias menyimak setiap langkah, merasa mendapat wawasan penting dan relevan untuk menghadapi era digitalisasi di dunia hukum.
Sesi diskusi ini menjadi momen berharga yang tidak hanya menambah pengetahuan praktis mahasiswa, tetapi juga membangun karakter, profesionalisme, dan semangat inovasi sebagai calon-calon praktisi hukum masa depan.









