Salatiga, 7 Juli 2026
Pengadilan Agama Salatiga terus berkomitmen mendukung pengembangan kualitas sumber daya manusia melalui kegiatan magang yang mengintegrasikan teori dan praktik peradilan. Pada Selasa, 7 Juli 2026, mahasiswa peserta magang mandiri dari UIN Salatiga dan Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta memperoleh kesempatan berharga mengikuti sesi pembelajaran bersama Ketua Pengadilan Agama Salatiga setelah sebelumnya menyaksikan secara langsung jalannya persidangan.
Kegiatan yang berlangsung di Media Center Abdul Halim Pengadilan Agama Salatiga tersebut menghadirkan Ketua Pengadilan Agama Salatiga, Muh. Safrani Hidayatullah, S.Ag., M.Ag., sebagai narasumber. Dalam paparannya, beliau menyampaikan materi mengenai kewenangan (kompetensi) Peradilan Agama, baik kompetensi absolut maupun kompetensi relatif, sebagai dasar penting dalam memahami ruang lingkup tugas dan fungsi Peradilan Agama dalam sistem peradilan di Indonesia.
Tidak hanya membahas aspek normatif, Ketua Pengadilan Agama Salatiga juga mengulas berbagai perkembangan dan permasalahan hukum yang dihadapi Peradilan Agama dewasa ini. Mahasiswa diajak memahami dinamika penegakan hukum melalui berbagai contoh kasus serta perkembangan kewenangan Peradilan Agama yang terus berkembang seiring dengan kebutuhan masyarakat dan dinamika hukum nasional.
Suasana pembelajaran berlangsung interaktif. Para mahasiswa memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdiskusi dan mengajukan berbagai pertanyaan mengenai praktik peradilan, tantangan profesi hakim, hingga isu-isu aktual dalam hukum keluarga Islam dan hukum ekonomi syariah. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya minat generasi muda untuk memahami dunia peradilan secara lebih komprehensif dari perspektif praktisi.
Melalui kegiatan ini, Pengadilan Agama Salatiga berharap para mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman mengamati proses persidangan, tetapi juga mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam mengenai peran strategis Peradilan Agama dalam memberikan pelayanan hukum dan keadilan kepada masyarakat. Sinergi antara lembaga peradilan dan perguruan tinggi diharapkan mampu mencetak lulusan yang memiliki wawasan akademik yang kuat, integritas yang tinggi, serta kesiapan menghadapi tantangan profesi di bidang hukum pada masa mendatang.









