Semarang, 26 Juni 2026
Pengadilan Agama (PA) Salatiga mengikuti kegiatan Pembinaan Mental yang dirangkaikan dengan Peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah yang diselenggarakan oleh Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Semarang.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh unsur pimpinan PA Salatiga, yakni Ketua, Panitera, dan Sekretaris, sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas spiritual dan integritas aparatur peradilan agama.
Dalam sambutannya, Ketua PTA Semarang menyampaikan beberapa poin penting kepada seluruh satuan kerja. Di antaranya, pimpinan yang baru agar segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja serta memahami tugas dan tanggung jawabnya secara cepat dan tepat. Selain itu, beliau juga mengajak seluruh aparatur untuk meningkatkan kepedulian sosial melalui sedekah serta menunaikan zakat, tidak hanya zakat fitrah, tetapi juga zakat maal.
Lebih lanjut, disampaikan pentingnya pembentukan Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) di masing-masing satuan kerja sebagai sarana untuk mempermudah penyaluran zakat bagi pegawai yang ingin berkontribusi.
Sementara itu, dalam tausiyahnya, Ust. Dr. H. Fachrurozi, M.Ag. menyampaikan pentingnya memahami setiap perkara sesuai dengan kondisi yang melatarbelakanginya, sehingga dalam penanganan perkara dapat lebih bijaksana dan berkeadilan.
Beliau juga mengingatkan tentang dua kenikmatan besar yang sering dilupakan oleh manusia, yaitu kesehatan dan kesempatan. Kesehatan seringkali baru disadari ketika seseorang sedang sakit, sedangkan kesempatan kerap tidak disyukuri dengan baik. Oleh karena itu, beliau mengajak seluruh peserta untuk senantiasa bersyukur atas profesi yang dimiliki dan memaksimalkan setiap kesempatan yang diberikan oleh Allah SWT untuk berbuat kebaikan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh aparatur peradilan agama, khususnya PA Salatiga, dapat semakin meningkatkan integritas, profesionalisme, serta nilai-nilai spiritual dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.









