Jepara, 19 Juni 2026
Pengadilan Agama Salatiga menghadiri kegiatan Pembinaan dan Penganugerahan Penghargaan Capaian Kinerja Triwulan II bagi Pengadilan Agama se-wilayah Pengadilan Tinggi Agama Semarang yang diselenggarakan di Hotel d'Season Premiere Jepara, Jumat (19/6/2026). Dalam kegiatan tersebut, Pengadilan Agama Salatiga diwakili oleh Ketua Pengadilan Agama Salatiga, Muh. Safrani Hidayatullah, S.Ag., M.Ag., didampingi oleh Panitera, Yusron Trisno Aji, S.Sy., M.H., serta Sekretaris, Adhi Kurniawan, S.Kom., S.H., M.H. Kehadiran pimpinan dan unsur kepaniteraan serta kesekretariatan ini merupakan bentuk komitmen Pengadilan Agama Salatiga dalam mendukung peningkatan kualitas kinerja dan pelayanan peradilan.
Acara diawali dengan pembinaan oleh Ketua Pengadilan Tinggi Agama Semarang, Dr. Hj. Rokhanah, S.H., M.H. yang menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik sebagai orientasi utama setiap satuan kerja. Dalam arahannya, beliau mengingatkan seluruh aparatur peradilan untuk senantiasa menjaga integritas dan menghindari segala bentuk tindak korupsi, sekaligus memperkuat kerja sama antarseluruh unsur dalam organisasi demi terciptanya pelayanan yang prima kepada masyarakat.
Lebih lanjut, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Semarang mendorong seluruh satuan kerja agar menjadi organisasi yang dinamis, inovatif, dan adaptif terhadap perubahan. Setiap aparatur diharapkan mampu menghadirkan terobosan-terobosan positif serta meninggalkan legacy yang bermanfaat bagi masyarakat pencari keadilan. Selain itu, beliau juga mengajak seluruh jajaran untuk menciptakan lingkungan kerja yang harmonis, menghindari konflik, serta membangun kenyamanan dalam bekerja sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal.
Dalam pembinaannya, beliau menegaskan bahwa penegakan aturan harus dilakukan secara konsisten. Kesalahan yang terjadi tidak boleh dibiarkan tanpa perbaikan karena dapat berkembang menjadi kebiasaan yang tidak baik dalam organisasi. Aparatur peradilan juga diingatkan untuk tidak takut menjadi tidak populer ketika menjalankan aturan dan prinsip-prinsip yang benar.
Pesan penting lainnya adalah mengenai integritas yang harus tetap dijaga dalam setiap keadaan. Menurut beliau, pengawasan tidak hanya datang dari manusia, tetapi juga dari Allah Subhanahu Wa Ta'ala yang senantiasa mengetahui setiap perbuatan hamba-Nya. Oleh karena itu, setiap tugas dan tanggung jawab hendaknya dilandasi niat untuk mencari ridha Allah Subhanahu Wa Ta'ala agar pekerjaan dapat dijalankan dengan lebih tenang, ikhlas, dan penuh tanggung jawab.
Melalui kegiatan pembinaan ini, Pengadilan Agama Salatiga memperoleh penguatan nilai-nilai integritas, profesionalisme, inovasi, dan pelayanan publik yang menjadi fondasi dalam mewujudkan peradilan yang agung. Diharapkan seluruh pesan dan arahan yang disampaikan dapat menjadi motivasi bagi seluruh aparatur Pengadilan Agama Salatiga untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan.









