Semarang, 13 Februari 2025
Pada hari Kamis, 13 Februari 2025, Pengadilan Agama Semarang mengadakan kegiatan benchmarking yang berfokus pada keamanan website hosting dan jaringan komputer. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sistem keamanan informasi di lingkungan pengadilan, agar dapat lebih optimal dalam melayani masyarakat serta menghindari potensi ancaman yang berkaitan dengan dunia maya.
Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat dan staf yang kompeten dalam bidang teknologi informasi, antara lain Sekretaris Pengadilan Agama Salatiga, Adhi Kurniawan, S.Kom., S.H.; Ruly Arista Wardani, S.Kom.; Angela Febriani Nanda Prasetyo, S.Sos.; serta Hangga Arif Setiawan, S.H. Mereka hadir untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman, serta memberikan masukan berharga mengenai penerapan standar keamanan yang lebih baik di bidang website hosting dan jaringan komputer di pengadilan.
Dalam kegiatan ini, peserta diberikan pemahaman terkait pentingnya perlindungan data dan informasi, serta langkah-langkah yang dapat diambil untuk menjaga integritas dan kerahasiaan data yang ada di sistem pengadilan. Topik yang dibahas meliputi berbagai teknik dan metode dalam menjaga keamanan jaringan komputer, serta cara mengelola website hosting yang aman untuk mendukung kelancaran operasional pengadilan.
Adhi Kurniawan, Sekretaris Pengadilan Agama Salatiga, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa kegiatan seperti ini sangat penting dalam rangka memperkuat sistem keamanan informasi di lingkungan peradilan, guna mendukung transparansi dan akuntabilitas yang semakin meningkat. "Keamanan data menjadi hal yang sangat vital, terutama dalam menjalankan tugas-tugas yang berhubungan dengan hukum. Dengan melakukan benchmarking seperti ini, kami berharap dapat meningkatkan kemampuan dan kesiapan pengadilan dalam menghadapi tantangan era digital," ujarnya.
Kegiatan benchmarking ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam menerapkan standar keamanan yang lebih tinggi di seluruh pengadilan agama di wilayah lain, agar sistem informasi yang digunakan dapat terlindungi dari ancaman yang semakin berkembang.
Dengan adanya kolaborasi antara berbagai pihak, diharapkan Pengadilan Agama Semarang dan instansi terkait lainnya dapat menjalankan fungsinya secara maksimal dengan dukungan teknologi yang aman dan handal.









