Salatiga, 26 November 2024
Ketua Pengadilan Agama Salatiga, Adil Fakhru Roza, S.H.I., M.H., bersama dua aparatur lainnya, yaitu Najiatul Istiqomah, S.H., S.Hum., dan Mir'atul Hidayah, S.H.I., mengikuti rapat koordinasi Tim Penyusun Buku Sejarah Mahkamah Islam Tinggi (MIT) dan Tim Redaksi Majalah MEDIASI. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa, 26 November 2024, pukul 14.00 WIB secara hybrid, dengan Ketua PA Salatiga beserta tim menghadiri rapat dari Media Centre Pengadilan Agama Salatiga.
Dalam rapat ini, Ketua PA Salatiga, Adil Fakhru Roza, S.H.I., M.H., berperan sebagai Dewan Redaksi. Sementara itu, Najiatul Istiqomah, S.H., S.Hum., yang merupakan Hakim PA Salatiga, bertugas sebagai Alih Bahasa Arab, dan Mir'atul Hidayah, S.H.I., Kepala Sub Bagian Perencanaan, TI, dan Pelaporan PA Salatiga, berperan sebagai Redaktur Pelaksana.
Rapat koordinasi ini membahas penyempurnaan Buku Sejarah MIT dan Majalah MEDIASI, termasuk rencana penerbitan edisi berikutnya. Setiap tim berkesempatan memberikan saran dan usulan untuk meningkatkan kualitas dan jangkauan publikasi. Beberapa usulan menarik disampaikan oleh Ketua PA Salatiga, Adil Fakhru Roza, S.H.I., M.H., antara lain:
Publikasi Melalui Website: Beliau mengusulkan agar buku dan majalah dipublikasikan di website resmi masing-masing Pengadilan Agama. Untuk mendukung hal ini, disarankan agar Pengadilan Tinggi Agama Semarang membuat edaran resmi sehingga seluruh satuan kerja dalam wilayah hukum dapat berpartisipasi secara aktif.
Distribusi Buku dan Majalah ke Penulis Profesional: Buku dan Majalah MEDIASI diusulkan untuk dikirimkan kepada para hakim atau penulis yang sudah sering memublikasikan tulisan di media nasional maupun lokal. Dengan begitu, mereka dapat membuat resensi atau analisis terkait isi buku dan majalah, sehingga penyebarluasan informasi dapat lebih masif.
Selain membahas usulan strategis, kegiatan ini juga menjadi ajang evaluasi terhadap konten Buku Sejarah MIT yang merekam perjalanan sejarah Mahkamah Islam Tinggi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Pada saat yang sama, Majalah MEDIASI diposisikan sebagai media informasi yang mampu menjangkau berbagai kalangan.
Sebagai hasil dari rapat ini, diputuskan bahwa Majalah MEDIASI akan diterbitkan sebanyak tiga kali dalam setahun, dengan edisi berikutnya yang direncanakan terbit pada Februari 2025. Sementara itu, untuk Buku Sejarah MIT, publikasinya akan dilakukan melalui website dan media sosial Pengadilan Agama di wilayah hukum Pengadilan Tinggi Agama Semarang. Selain itu, akan diadakan seminar nasional bedah buku di Kota Semarang, yang akan mengundang tokoh-tokoh peradilan agama lintas generasi dari seluruh Indonesia. Seminar ini diharapkan dapat menjadi momentum penting untuk memperkenalkan isi buku secara luas dan membuka ruang diskusi konstruktif bagi kemajuan peradilan agama.
Rapat yang diinisiasi oleh Pengadilan Tinggi Agama Semarang ini diikuti oleh para tim penyusun dan redaksi dari berbagai satuan kerja. Untuk peserta di PTA Semarang, kegiatan berlangsung di Aula PTA Semarang, sementara peserta dari satuan kerja lain mengikuti rapat secara virtual dari lokasi masing-masing.
Dengan keterlibatan aktif dari tim PA Salatiga, diharapkan hasil akhir Buku Sejarah MIT dan Majalah MEDIASI mampu menjadi referensi penting sekaligus media sosialisasi yang bermanfaat bagi masyarakat dan dunia peradilan secara luas.









