Salatiga, 10 Februari 2026
Pengadilan Agama Salatiga turut berpartisipasi dalam kegiatan Kunjungan Kehormatan Jabatan Kehakiman Syariah Sarawak ke Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung Republik Indonesia, yang diselenggarakan secara daring pada Selasa, 10 Februari 2026, melalui media Zoom Meeting.

Kegiatan internasional ini mengusung tema “Penguatan Hubungan Kelembagaan dan Pertukaran Praktik Baik antara Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama dan Jabatan Kehakiman Syariah Sarawak”, sebagai upaya mempererat kerja sama kelembagaan serta meningkatkan kualitas penyelenggaraan peradilan agama melalui pertukaran pengetahuan dan pengalaman.
Dari Ruang Media Center Abdul Halim Pengadilan Agama Salatiga, kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Ketua Pengadilan Agama Salatiga, Nahdiyatul Ummah, S.Ag., M.H., didampingi Panitera Yusron Trisno Aji, S.Sy., M.H., serta Sekretaris Adhi Kurniawan, S.Kom., S.H.
Acara diawali dengan pembukaan yang meliputi menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Himne Mahkamah Agung, serta lagu kebangsaan Malaysia “Negaraku”, dilanjutkan dengan pembacaan doa. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penayangan video profil Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama dan Jabatan Kehakiman Syariah Sarawak.
Sambutan disampaikan oleh Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung RI, Drs. H. Muchlis, S.H., M.H., serta Yang Berhormat Datuk Dr. Haji Abdul Rahman bin Haji Junaidi, Timbalan Menteri di Jabatan Premier Sarawak. Acara inti diisi dengan sesi paparan dan pertukaran praktik baik, diskusi, serta tanya jawab antar kedua lembaga.

Partisipasi Pengadilan Agama Salatiga dalam kegiatan ini merupakan bentuk komitmen untuk terus mendukung penguatan jejaring kelembagaan, peningkatan kualitas layanan peradilan, serta pengembangan praktik-praktik terbaik dalam penyelenggaraan peradilan agama yang profesional, modern, dan berintegritas.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan cendera mata secara simbolis dan sesi foto bersama, menandai semangat kolaborasi dan persahabatan antara lembaga peradilan agama Indonesia dan Malaysia.









