Salatiga, 24 Juli 2025
Pengadilan Agama Salatiga menggelar Monitoring dan Evaluasi (Monev) Layanan Pos Bantuan Hukum (Posbakum) Triwulan II Tahun 2025, yang berlangsung di Ruang Media Center Abdul Halim. Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Ketua PA Salatiga, Hj. Nahdiyatul Ummah, S. Ag., M.H. Panitera, Yusron Trisno Aji, S>Sy., M.H., serta Kepala Posbakum UIN Salatiga, M. Yusuf Khumaini, S.HI. MH., C.M.
Pelaksanaan monev ini bertujuan untuk mengevaluasi berbagai aspek layanan bantuan hukum, mengidentifikasi kendala yang dihadapi di lapangan, serta merumuskan strategi perbaikan agar Posbakum dapat semakin optimal dalam memberikan akses hukum bagi masyarakat, khususnya pencari keadilan yang kurang mampu.
Dalam arahannya, Wakil Ketua PA Salatiga menegaskan pentingnya mewujudkan pelayanan yang prima sebagai wujud nyata pengadilan modern.
"Pengadilan hari ini dituntut untuk ramah, tanggap, dan solutif. Posbakum merupakan garda terdepan yang memberikan wajah pelayanan yang adil dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Service excellent bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan kebutuhan mendasar," tegasnya.
Panitera PA Salatiga menambahkan bahwa evaluasi kali ini juga difokuskan pada peningkatan peran strategis Posbakum, termasuk ketepatan waktu layanan, kualitas konsultasi hukum, serta ketertiban administrasi dan pencatatan dokumen.
"Posbakum diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam memastikan akses keadilan yang setara bagi masyarakat, khususnya bagi mereka yang membutuhkan bantuan hukum," ujarnya.
Sementara itu, Yusuf Khumaini menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya evaluasi ini. Ia juga mengungkapkan beberapa kendala operasional yang masih dihadapi di lapangan serta menyampaikan rekomendasi perbaikan untuk meningkatkan kualitas layanan. "Kami berkomitmen untuk melakukan evaluasi internal secara mingguan agar kinerja Posbakum semakin responsif dan profesional," imbuhnya.
Melalui kegiatan monev ini, diharapkan sinergi antara Pengadilan Agama Salatiga dan Posbakum semakin kuat dalam membangun layanan hukum yang inklusif, berkeadilan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.









