Salatiga, 20 Mei 2025
Pengadilan Agama Salatiga menggelar upacara peringatan ke-117 Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) pada Selasa, 20 Mei 2025, pukul 08.00 WIB, bertempat di halaman kantor PA Salatiga. Upacara ini merupakan tindak lanjut dari surat Sekretaris Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 4398/SEK/HM3.1.1/V/2025, sebagai bentuk penghormatan terhadap semangat perjuangan para tokoh nasional dalam membangun kesadaran akan pentingnya persatuan dan kebangsaan.
Upacara berlangsung khidmat dan tertib dengan diikuti oleh Ketua, Wakil Ketua, para Hakim, Panitera, Sekretaris, pejabat struktural dan fungsional, seluruh aparatur sipil negara di lingkungan PA Salatiga, serta mahasiswa magang dari UIN Salatiga. Pada kesempatan ini, seluruh peserta upacara mengenakan pakaian sesuai ketentuan, yaitu Pakaian Sipil Lengkap (PSL) untuk pejabat struktural dan hakim, serta seragam Korpri bagi ASN.
Dengan mengusung tema “Bangkit Bersama Wujudkan Indonesia Kuat,” peringatan Harkitnas tahun ini menjadi momentum untuk merefleksikan kembali semangat gotong royong dan nasionalisme dalam membangun Indonesia yang tangguh, mandiri, dan sejahtera. Tema ini sejalan dengan arah pembangunan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor demi kemajuan bangsa.
Pembina upacara sekaligus Ketua Pengadilan Agama Salatiga, Adil Fakhru Roza, S.H.I., M.H., membacakan pidato Menteri Komunikasi dan Digital yang menekankan pentingnya mengenang semangat para tokoh perintis bangsa dan menjadikan semangat kebangkitan sebagai inspirasi untuk menghadapi tantangan zaman. Rangkaian upacara dilengkapi dengan pembacaan Pancasila, Pembukaan UUD 1945, doa bersama, serta lagu-lagu perjuangan yang membangkitkan semangat cinta tanah air.
Peringatan ini diharapkan mampu menanamkan kembali nilai-nilai kebangsaan, meningkatkan semangat kebersamaan, dan memperkuat komitmen seluruh aparatur PA Salatiga dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat demi mewujudkan peradilan agama yang berintegritas dan berkeadilan.









