Tengaran, 2 Desember 2024
Ketua Pengadilan Agama Salatiga, Adil Fakhru Roza, S.H.I., M.H., bersama rombongan yang terdiri dari Panitera Yusron Trisno Aji, S.Sy., M.H., Sekretaris Adhi Kurniawan, S.Kom., S.H., serta Kepala Sub Bagian Perencanaan, TI, dan Pelaporan Mir’atul Hidayah, S.H.I., mengunjungi Pesantren Islam Al-Irsyad Tengaran. Kedatangan mereka disambut hangat oleh Mudir Pesantren, Ustadz Dr. Ujang Pramudhiarto, Lc., M.Pd.I., serta Kabag Humas dan Sekretaris, Ustadz Arifin Siregar, S.Kom., Lc., M.Pd.I.
Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat hubungan silaturahim sekaligus membahas beberapa agenda strategis, yaitu:
Silaturahim dan Kolaborasi Pendidikan Ketua PA Salatiga menyampaikan pentingnya menjalin hubungan erat antara institusi peradilan agama dengan pesantren sebagai lembaga pendidikan berbasis syariah.
Usulan Pembekalan Hukum bagi Santri Kelas XII
Pembekalan hukum Islam yang terintegrasi dengan hukum positif Indonesia diusulkan sebagai program tahunan untuk santri tingkat akhir. Program ini diharapkan memberikan pemahaman yang lebih kepada santri tentang aplikasi hukum syariah dalam kehidupan bermasyarakat dan peradilan.
Ajakan Partisipasi Alumni dalam Dunia Peradilan
Ketua PA Salatiga mendorong para alumni Pesantren Al-Irsyad untuk berpartisipasi dalam rekrutmen calon Hakim atau ASN di lingkungan peradilan agama. Hal ini bertujuan mencetak aparatur yang memahami hukum syariah dengan baik, selain memiliki latar belakang pendidikan hukum yang mumpuni.
Penandatanganan MoU Pra-Magang
Diskusi juga mencakup rencana penyusunan Nota Kesepahaman (MoU) terkait pembekalan awal bagi santri sebelum magang. Program ini bertujuan mempersiapkan santri dengan gambaran dunia kerja di peradilan sehingga mereka lebih siap menghadapi pengalaman magang.
Sebagai langkah lanjutan, direncanakan santri kelas XII akan menjalani uji kompetensi terakhir di semester II setiap tahun setelah Januari. Uji kompetensi ini dirancang untuk mengevaluasi kemampuan santri dalam memahami dan mengimplementasikan hukum positif serta menilai kesiapan mereka dalam menghadapi dunia kerja.
Dengan kerjasama ini, diharapkan santri Pesantren Islam Al-Irsyad tidak hanya memiliki bekal keilmuan yang kuat, tetapi juga keterampilan yang bersertifikat serta pengalaman magang yang bermanfaat untuk masa depan mereka. "Sinergi ini adalah langkah konkret untuk melahirkan generasi penerus yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki integritas dalam menjalankan tugas di masyarakat," ungkap Ketua PA Salatiga di akhir pertemuan.









