Pengadilan Agama Salatiga menjadi saksi pelepasan para mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dari Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta, pada hari Kamis, 12 September 2024. Acara yang penuh kehangatan ini berlangsung di ruang Media Center Pengadilan Agama Salatiga dan dihadiri oleh mahasiswa, dosen pembimbing, serta jajaran pejabat Pengadilan Agama.
Diawali dengan sambutan dari Hanifah Islamiyah, M.I.Kom., Dosen Pembimbing Lapangan UIN, beliau menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh tim Pengadilan Agama Salatiga yang telah dengan penuh dedikasi membimbing mahasiswa selama satu bulan. Hanifah menekankan pentingnya pengalaman lapangan untuk meningkatkan kurikulum pendidikan. “Kolaborasi dengan satuan kerja seperti ini memberi wawasan bagi kampus untuk memperbaiki dan menyesuaikan pembelajaran dengan kebutuhan dunia kerja,” tuturnya.
Pada kesempatan berikutnya, perwakilan mahasiswa mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaan mereka. Selain meminta maaf atas kekhilafan yang mungkin terjadi, mereka mengapresiasi sambutan hangat dan bimbingan yang diberikan oleh seluruh ASN PA Salatiga. Mahasiswa berharap ilmu yang telah diperoleh bisa bermanfaat dalam perjalanan karier mereka kelak dan mendoakan kesuksesan serta kesehatan bagi seluruh aparatur Pengadilan.
Wakil Ketua Pengadilan Agama Salatiga, Adhayani Saleng Pagesongan, S.Ag., M.H., dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi atas dedikasi mahasiswa dan mengungkapkan bahwa PA Salatiga terbuka untuk terus mendukung mahasiswa, bahkan setelah program PPL berakhir. Dalam kesempatan tersebut, beliau juga mengumumkan rencana Pengadilan Agama Salatiga untuk menjalin kerjasama (MoU) dengan UIN Raden Mas Said terkait program pelatihan bagi lulusan Hukum Islam guna mempersiapkan mereka menjadi calon hakim. Beliau juga mempersilakan mahasiswa untuk memanfaatkan pengalaman di PA Salatiga sebagai bahan skripsi mereka, agar kolaborasi terus berlanjut.
Acara ditutup dengan doa bersama, penyerahan cinderamata, dan sesi foto bersama yang menyimbolkan penutupan resmi masa PPL, namun membuka pintu bagi kolaborasi di masa depan.









