Salatiga, 8 Mei 2026
Pengadilan Agama Salatiga menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Bulan Mei 2026 secara hybrid, yakni luring melalui Media Center Abdul Halim serta daring melalui aplikasi Zoom Meeting. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh aparatur Pengadilan Agama Salatiga sebagai sarana evaluasi, koordinasi, dan penguatan kinerja lembaga.
Rakor diawali dengan pembinaan oleh Wakil Ketua Pengadilan Agama Salatiga, Nahdiyatul Ummah, S.Ag., M.H., yang kembali mengingatkan seluruh aparatur terkait tindak lanjut hasil pengawasan reguler dari PTA Semarang. Beliau menekankan pentingnya penyelesaian TLHP secara optimal dan berkelanjutan demi menjaga kualitas pelayanan dan administrasi peradilan.
Agenda kemudian dilanjutkan dengan penyampaian laporan dari bidang kesekretariatan, kepaniteraan, serta hakim terkait pelaksanaan tugas dan capaian masing-masing bidang.
Dalam sesi pembinaan, Ketua Pengadilan Agama Salatiga, Adil Fakhru Roza, S.H.I., M.H. menyampaikan bahwa Rakor kali ini menjadi rapat koordinasi terakhir yang dipimpinnya sebelum menjalankan amanah baru sebagai Wakil Ketua Pengadilan Agama Surakarta. Dalam suasana penuh kehangatan dan haru, beliau menyampaikan apresiasi atas kerja sama seluruh aparatur selama masa kepemimpinannya di Pengadilan Agama Salatiga.
Beliau mengungkapkan rasa terima kasih karena berbagai temuan dari hakim pengawas telah ditindaklanjuti dengan baik. Selain itu, Ketua PA Salatiga juga mengingatkan pentingnya komunikasi dalam pelaksanaan tugas. “Jika terdapat kendala jangan diam, tetapi sampaikan. Kalau didiamkan akan menimbulkan multitafsir. Dalam setiap kesulitan pasti ada kemudahan,” pesannya.
Beliau juga menekankan pentingnya pelayanan prima kepada masyarakat dengan meminta seluruh petugas bergerak cepat ketika ada pihak yang datang agar tidak terjadi miskomunikasi. Selain itu, disampaikan pula bahwa Buku L7Smart telah resmi dirilis dan saat ini sedang dalam proses pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) atas nama Pengadilan Agama Salatiga.
Dalam arahannya, beliau meminta agar seluruh banner pelayanan segera diperbarui dan disesuaikan dengan ketentuan terbaru, baik banner dari Ditjen Badilag maupun mediator. Terkait penggunaan e-meterai, beliau menyampaikan bahwa pembelian kini dapat dilakukan langsung melalui akun Peruri sehingga lebih praktis.
Rakor juga diisi dengan sosialisasi kepada Panitera Sidang terkait Teknis Penulisan Z-Cross dalam BAS serta evaluasi terkait belum berhasilnya Pengadilan Agama Salatiga meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Ketua PA Salatiga mengajak seluruh aparatur untuk menjadikan hal tersebut sebagai bahan pembelajaran dan evaluasi secara ilmiah agar ke depan kelemahan yang ada dapat diperbaiki bersama.
“Tidak mungkin kita gagal begitu saja. Pasti ada hal-hal yang harus dipelajari secara detail terkait kegagalan ini agar kita mengetahui kelemahan dan titik kekurangan kita. Ke depan jangan sampai jatuh pada kesalahan yang sama,” ungkap beliau.
Beliau juga menyampaikan agar piagam penghargaan CCTV dari Badilag dapat dibingkai sebagai bentuk apresiasi atas capaian bersama seluruh aparatur.
Menjelang akhir pembinaan, suasana Rakor semakin emosional ketika beliau menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh keluarga besar Pengadilan Agama Salatiga apabila selama memimpin terdapat kekurangan maupun kebijakan yang belum sesuai harapan. Beliau juga memohon doa agar diberikan perlindungan dan kemampuan dalam menjalankan amanah baru di Pengadilan Agama Surakarta.
Selain itu, beliau meminta dukungan seluruh aparatur dalam mempersiapkan dokumen serah terima dan kebutuhan audit terkait proses mutasi jabatan. Tidak lupa, beliau turut menyampaikan titipan permohonan maaf dari istri beliau selaku Wakil Ketua I Dharmayukti Karini Cabang Salatiga apabila terdapat kekurangan selama mendampingi berbagai kegiatan organisasi.
Sebelum kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama, dilaksanakan penyerahan barang gratifikasi yang diwakili oleh Hakim Pengadilan Agama Salatiga, Drs. Jaenuri, M.H., kepada Tim Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) untuk selanjutnya dilaporkan melalui aplikasi Gratifikasi Online (GOL) KPK sebagai bentuk komitmen integritas dan transparansi lembaga.
Rakor Mei 2026 ini tidak hanya menjadi momentum evaluasi dan penguatan koordinasi, tetapi juga menjadi momen haru dalam melepas kepemimpinan Ketua Pengadilan Agama Salatiga yang akan mengemban amanah baru di Pengadilan Agama Surakarta.









