Salatiga, 7 November 2025
Tim Teknologi Informasi Pengadilan Agama Salatiga di bawah kepemimpinan Ketua, Adil Fakhru Roza, S.H.I., M.H., sukses mengikuti wawancara penjurian TOP Digital Awards Tahun 2025 yang dilaksanakan secara daring dari Media Center Abdul Halim Pengadilan Agama Salatiga, pada Kamis, 6 November 2025.
Sesi wawancara ini merupakan bagian penting dari proses penilaian ajang bergengsi tingkat nasional yang menilai tingkat kematangan transformasi digital pada instansi pemerintah dan korporasi di Indonesia. Adapun jajaran Dewan Juri yang hadir dalam sesi wawancara tersebut yaitu: Melani K. Harriman, CEO Melani K. Harriman & Associates (sekaligus moderator), Prof. Satya Arinanto, Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI), dan Subandi, Praktisi dan Akademisi dari Universitas Budi Luhur.
Dalam sesi penjurian, tim Pengadilan Agama Salatiga mendapatkan sejumlah pertanyaan dan masukan strategis dari dewan juri terkait aspek cyber security, strategi transformasi digital, pola pembagian kerja tim TI, integrasi sistem aplikasi internal, hingga efisiensi anggaran digitalisasi.
Beberapa poin penting yang menjadi sorotan di antaranya: Langkah pencegahan dan penanganan terhadap potensi serangan siber, Mekanisme pengelolaan Application Programming Interface (API) dan keamanan sistem, Manajemen dokumen digital dan tanda tangan elektronik (Digital Signature), Pengembangan inovasi L7SMART yang telah diperkenalkan pada tahun sebelumnya, serta upaya peningkatan tingkat kematangan (maturity level) sistem digital hingga mencapai level 5.
Dewan juri juga memberikan apresiasi terhadap langkah Pengadilan Agama Salatiga yang telah mengintegrasikan berbagai aplikasi internal ke dalam satu sistem terpadu yang mendukung kemudahan akses dan efisiensi kinerja, serta menyarankan agar fokus berikutnya diarahkan pada penguatan keamanan siber (cyber security) dan penerapan standar ISO 27001:2022 tentang Sistem Manajemen Keamanan Informasi sebagai langkah peningkatan berkelanjutan (continuous improvement).
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Pengadilan Agama Salatiga menyampaikan bahwa keberhasilan tim dalam mengikuti penjurian ini merupakan hasil kerja sama dan komitmen seluruh aparatur dalam menghadirkan layanan digital yang transparan, aman, dan adaptif terhadap kemajuan teknologi, sejalan dengan visi Mahkamah Agung menuju Peradilan Modern Berbasis Teknologi Informasi.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa Pengadilan Agama Salatiga terus berinovasi dan memperkuat fondasi digitalisasi layanan demi meningkatkan mutu pelayanan publik dan perluasan akses keadilan bagi masyarakat.









