Pada hari Selasa, 16 Juli 2024, MUI Kota Salatiga menyelenggarakan acara "Malam Amal dan Syiar Seni Budaya Islam: Solidaritas dan Toleransi Salatiga untuk Perdamaian Dunia" di Pendopo Bung Karno, halaman Gedung DPRD Kota Salatiga. Acara ini bertujuan untuk memupuk nilai-nilai kebersamaan, solidaritas, dan toleransi antarumat beragama guna mendukung perdamaian dunia.
Acara dimulai dengan pembukaan dan doa bersama, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an yang menginspirasi dan memberikan semangat spiritual. Salah satu agenda penting adalah pemberian santunan kepada anak yatim dan guru TPQ sebagai bentuk kepedulian sosial dan rasa solidaritas yang tinggi.
Ketua MUI Kota Salatiga, Dr. KH. Agus Ahmad Suaidi, Lc., M.A., menyampaikan sambutan yang memotivasi tentang pentingnya syiar dan budaya dalam mencapai nilai keberkahan dalam hidup. Hadir pula Pj Wali Kota Salatiga Yasip Khasani, S.IP M.M. berniat mencanangkan Salatiga sebagai kota toleransi internasional karena saat ini Salatiga sudah mengantongi predikat Kota Paling Toleran. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa Salatiga telah mencapai titik tertinggi dalam hal toleransi dan perdamaian.
Berbagai penampilan seni turut memeriahkan acara ini, seperti seni tari dari grup Tepak Putri yang memukau para hadirin. Selain itu, ada lelang lukisan dan pantomim yang menghibur serta menambah kehangatan suasana. Puisi dengan tema "Masjidil Aqsa" juga dibacakan, menggugah rasa kebangsaan dan kebersamaan.
Narasumber syiar dan budaya, Habib Anis dari Pati, turut menyampaikan pembahasan tentang toleransi yang dimiliki umat Islam yang sangat tinggi. Beliau menjelaskan penerapannya yang terkait dengan agama lain, serta sejarah budaya yang sepenuhnya berasal dari agama kita.
Ketua Pengadilan Agama (PA) Salatiga, Adil Fakhru Roza, S.H.I., M.H., turut mendukung suksesnya kegiatan ini dengan mengirim perwakilan, yaitu Panitera Muda Permohonan PA Salatiga, Ahmad Roikan, S.Sy., S.H., M.H. Kehadiran perwakilan dari PA Salatiga menunjukkan sinergi antara lembaga keagamaan dan hukum dalam mendukung upaya perdamaian dan toleransi di Kota Salatiga.
Acara ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi semua kalangan untuk terus menjaga dan mengembangkan nilai-nilai solidaritas dan toleransi demi perdamaian dunia.









